CNN Indonesia
Senin, 19 Jan 2026 19:15 WIB
Ilustrasi pramugari alias awak kabin. (Istockphoto/andresr)
Jakarta, CNN Indonesia --
Selama di atas pesawat, pramugari punya banyak rahasia nan tak diketahui oleh penumpang. Mereka menyimpan rahasia demi menjaga kenyamanan penumpang selama penerbangan.
Kita sepakat bahwa pramugari memikul tanggung jawab nan berat. Tugas mereka bukan hanya memastikan keselamatan penumpang, tetapi juga dalam waktu nan berbarengan menjaga kenyamanan dan kepuasan penumpang selama penerbangan berlangsung.
Peran nan tak mudah ini selain butuh training dan persiapan, tetapi juga perlu profesionalitas. Termasuk dalam corak profesionalisme, sedikit ketidakejujuran alias bisa dibilang 'rahasia dapur' nan tak rawan biasa dilakukan pramugari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, seorang pramugari anonim mengungkapkan apa sebenarnya rahasia mereka kepada eShores. Dia menyebut pramugari sering mendusta mini alias kepada penumpang andaikan dibutuhkan.
Ketika penerbangan di malam hari ada penumpang nan meminta kopi, biasanya pramugari menyeduh kopi tanpa kafein dan menyajikannya kepada penumpang. Bukan tanpa alasan, mereka memberi kopi tanpa kafein secara diam-diam ini agar penumpang bisa tertidur.
"Ketika penumpang kelas upaya meminta kopi di penerbangan malam, saya bakal membikin kopi tanpa kafein hanya agar mereka bisa tertidur," ungkapnya, Seperti dilansir Mirror.
Ketika di pesawat, biasanya penumpang juga tidak ditawarkan camilan asin. Ini membikin penumpang lebih sigap alias lebih sering kehausan. Namun di sisi lain, pasokan air di pesawat mungkin tak sebanyak itu.
Oleh lantaran itu, pramugari menganjurkan agar penumpang membawa air bungkusan sendiri. Selain untuk memastikan penumpang tak kekurangan asupan air nan cukup, rupanya ada rahasia lain di pesawat.
Tangki air di pesawat mungkin saja kotor lantaran jarang dibersihkan. Khawatirnya di dalam sana sudah penuh dengan kerak kapur (limescale) nan bisa membahayakan kesehatan.
"Tangki air tidak dibersihkan dan mungkin penuh dengan limescale, tetapi kami tetap meminumnya dan menggunakannya untuk teh dan kopi," ujar dia.
Omong-omong soal minuman, biasanya di pesawat penumpang juga bakal disuguhi anggur alias sampanye. Nah, kadang dalam sekali penerbangan, minuman beralkohol nan sudah dituang ini tetap banyak sisanya namalain tidak habis.
Jika kondisinya begini, pramugari mau tak mau kudu membuang sisanya ke wastafel, meskipun botol anggur itu tetap separuh penuh. Biar tidak mubazir, penumpang bisa menuangkan sisa minuman di gelas ke dalam botol air sendiri sehingga Anda bisa menikmatinya lagi ketika turun dari pesawat.
"Kami menuangkan semua anggur dan sampanye nan tidak terpakai ke saluran pembuangan (wastafel) sebelum mendarat, apalagi jika sudah 3/4 penuh," tuturnya.
(ana/wiw)
[Gambas:Video CNN]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·