Jakarta, CNN Indonesia --
Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) kembali meraih penghargaan lingkungan dari pemerintah melalui Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) 2026 nan digelar Kementerian Lingkungan Hidup. Dalam arena ini, akomodasi produksi TMMIN di Karawang, Jawa Barat, dan Sunter, Jakarta, memperoleh ranking PROPER Emas dan Hijau.
Selain itu, Presiden Direktur TMMIN Nandi Julyanto juga menerima predikat Green Leadership Utama CEO, nan menjadi salah satu parameter baru dalam penilaian PROPER.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan hasil penilaian, pabrik TMMIN Karawang 1 dan 2 meraih PROPER Emas, sementara Karawang 3 serta akomodasi Sunter 1 dan Sunter 3 mendapatkan PROPER Hijau. Capaian ini melanjutkan tren penghargaan lingkungan nan sebelumnya juga diraih perusahaan.
Penghargaan PROPER tidak hanya menilai keahlian teknis pengelolaan lingkungan, tetapi juga aspek kepemimpinan dalam mendorong keberlanjutan. Sejak periode 2023-2024, pemerintah memasukkan kriteria Green Leadership sebagai bagian dari evaluasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nandi mengatakan penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus meningkatkan standar pengelolaan lingkungan di seluruh akomodasi produksi.
"Penghargaan ini penyemangat bagi kami untuk terus menerus menerapkan standar lingkungan diseluruh akomodasi perusahaan, sehingga kami bisa berkontribusi dalam sasaran nasional mengenai dengan lingkungan dan perubahan iklim," ujar Nandi dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (7/4).
Dalam PROPER tahun ini, TMMIN mengusung program KIJANGKU (Konservasi Hijau Selamatkan Lingkunganku) sebagai inisiatif unggulan. Program ini mencakup efisiensi daya di pabrik hingga pemberdayaan masyarakat di wilayah pesisir.
Di sektor manufaktur, perusahaan menerapkan pendekatan Life Cycle Assessment (LCA) untuk mengidentifikasi dan menekan emisi produksi. Salah satu penemuan nan diterapkan adalah optimasi sistem pendingin (chiller) di proses pengecatan guna meningkatkan efisiensi energi.
Sementara di luar pabrik, program KIJANGKU difokuskan pada penanganan pengikisan di Desa Pusakajaya Utara, Karawang. Upaya nan dilakukan meliputi penanaman mangrove, pemanfaatan limbah ban jejak sebagai pemecah ombak, serta pengembangan ekonomi berbasis lingkungan.
Hingga sekarang program tersebut telah mencakup area konservasi mangrove seluas nyaris 15 hektare, dengan tingkat keberhasilan tumbuh mencapai lebih dari 98 persen. Program ini juga diklaim melindungi tambak, lahan pertanian, serta puluhan family di wilayah pesisir.
Wakil Presiden Direktur TMMIN Bob Azam mengatakan penghargaan PROPER menjadi parameter bahwa aktivitas industri dapat melangkah beriringan dengan upaya pelestarian lingkungan.
Menurutnya, perusahaan juga mendorong penerapan prinsip ramah lingkungan di rantai pasok, termasuk melalui kerja sama dengan pemasok lokal.
"Produksi berbobot dapat melangkah seiring dengan pelestarian lingkungan. Ini bagian dari upaya menuju mobilitas hijau dan ekonomi rendah karbon," kata Bob.
(ryh/fea)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·