slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Produsen Motor Listrik Siap Tak Ada Subsidi, 'tapi Jangan Digantung'

Sedang Trending 11 bulan yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Asosiasi Industri Motor Listrik Indonesia (Aismoli) Budi Setyadi mengatakan tak bisa melakukan banyak kala pemerintah memilih 'menggantung' program insentif pembelian motor listrik. Kondisi ini sudah membikin penjualan terpuruk dan industri mengalami ketidakpastian.

Penjualan motor listrik puluhan personil Aismoli diketahui mengalami penyusutan tajam setelah pemerintah menghentikan insentif sejak 2024. Bahkan salah satu produsen disebut surut hingga tersisa 20 persen pada Januari-Maret 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Budi meski telah berulang kali didorong dan diminta mengenai pemberian insentif nan baru, pemerintah punya prioritas nan cukup mendesak, ialah melakukan efisiensi dan mendanai program Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) serta Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Kedua program ini diketahui lahir berasas ambisi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakilnya Gibran Rakabuming Raka. Budi pun terpaksa memaklumi perihal tersebut.

"Tapi kami memaklumi pemerintah sekarang kan memang lebih prioritaskan ke financing, seperti Danantara alias MBG," kata Budi di Jakarta, Selasa (6/5).

"Saya kira begitu ya, sekarang kan efisiensi pemerintah terjadi di mana-mana. Bahkan dari menteri UMKM dengan adanya efisiensi itu, ada beberapa perihal nan diperbaiki pemerintah soal financing," ucap dia lagi.

Kendati begitu Budi tetap berambisi bakal ada uluran tangan pemerintah kembali menyuntik insentif alias paling tidak memberi kepastian. Ia bilang ketidakpastian ini membikin industri motor listrik redup.

"Kami hanya mau kepastian saja, jika memang tidak ada, industri tuh siap. Tapi jangan digantung. Itu bikin masyarakat setop beli kendaraan, wait and see kan. Jadi sekarang penjualan turun banget, iba industri udah teriak-teriak," ucapnya.

Andai keran insentif baru dibuka, Budi juga berambisi waktu pemberian diperpanjang, tak seperti per tahun seperti sebelumnya, agar ekosistem motor listrik di Tanah Air segera terbentuk.

"Kami sebenarnya tetap butuh support pemerintah. Kalau ada, jangan setahun-setahun, lima-10 tahun kayak India. Jadi ada kepastian untuk menyiapkan industri dengan baik, lantaran menyiapkan prasarana buat industri kan mahal," kata Budi.

Subsidi Rp7 juta per unit nan diberikan pemerintah mulai 2023 dipahami sempat membikin produsen kebanjiran pesanan. Namun pemerintah menilai pemberian subsidi ini kurang sukses sehingga kuotanya dipangkas hingga menjadi 60 ribu pada 2024.

Sejak saat itu subsidi dihentikan dan posisinya sekarang menggantung.

Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian sempat menyatakan pihaknya tengah membahas bakal melanjutkan insentif motor listrik 2025, meski skemanya belum pasti sama. Terkait kapan pembahasan usai, hingga saat ini belum dapat dipastikan.

(ryh/fea)

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru