Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membantah ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) definitif pengganti Mahendra Siregar bakal ditunjuk langsung.
Saat ditanya wartawan mengenai pembentukan panitia seleksi (pansel) ketua OJK dibatalkan dan bakal ditunjuk langsung, Purbaya menjawab info tersebut salah.
"Anda kata siapa? Ya salah," jawab Purbaya dengan tegas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (5/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Purbaya menegaskan pemilihan ketua OJK kudu mengikuti peraturan nan ada lantaran mengenai dengan integritas dalam mengelola pasar dan regulasi.
"Kita justru kudu mengikuti undang-undang nan ada, lantaran berangkaian dengan integritas kita mengelola pasar dan izin di sana," ungkap Purbaya.
"Kalau kita melanggar undang-undang nan ada, itu bakal mengganggu kredibilitas kita sendiri, kredibilitas hasil panselnya nanti, alias kredibilitas hasil OJK-nya nanti," tambahnya.
Kendati demikian, Purbaya merevisi pernyataannya mengenai ketua OJK baru bakal ditetapkan dalam dua minggu, dia menyampaikan penetapannya justru bakal lebih dari dua minggu.
"Pada dasarnya enggak bisa dua minggu, lantaran ada kaidah-kaidah nan diikuti, jadi paling sigap bakal lebih dari dua minggu," kata Purbaya.
Purbaya tengah membentuk Panitia Seleksi (pansel) ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengisi jabatan-jabatan nan kosong.
Pansel OJK tersebut bakal menyeleksi tiga jabatan, ialah Ketua Dewan Komisioner OJK, Wakil Ketua DK OJK, dan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (KE PMDK).
"Ada, sudah kita mulai. Kita mulai prosesnya hari ini," kata Purbaya usai Rakornas Kepala Daerah di SICC, Kabupaten Bogor, Senin (2/2) seperti dikutip Detikfinance.
Pekan lalu, pasar modal RI tengah dihantam angin besar setelah MSCI mengumumkan pembekuan sementara perlakuan indeks untuk saham-saham Indonesia.
Kebijakan itu mencakup pembekuan seluruh kenaikan berat saham Indonesia, penghentian penambahan saham baru ke dalam indeks MSCI, serta tidak adanya kenaikan kelas saham di seluruh segmen indeks.
Efeknya, IHSG ambruk 8 persen pada Rabu (28/1) dan Kamis (29/1), sehingga menyebabkan penghentian perdagangan sementara (trading halt). Ambrolnya IHSG pekan lampau sampai membikin Direktur Utama BEI Iman Rachman mengundurkan diri.
Pengunduran Iman disusul mundur massal empat pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK), termasuk Ketua DK OJK Mahendra Siregar dan Wakil Ketua OJK Mirza Adityaswara.
[Gambas:Video CNN]
(del/fln)
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·