Jakarta, CNN Indonesia --
Otoritas sepak bola Qatar disebut mengultimatum pemain nan berkompetensi di Liga Qatar untuk kembali lantaran kejuaraan bakal kembali.
Rencananya kejuaraan kasta tertinggi sepak bola di area Teluk tersebut, Qatar Stars League bakal kembali bergulir akhir pekan ini. Tiga pertandingan awal bakal coba dilangsungkan.
Masalahnya, belum semua pemain kembali bergaung dengan klub. Saat perang di Asia Baret berkecamuk, seusai Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran, sejumlah pemain pergi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemain-pemain ini meninggalkan Qatar lantaran kejuaraan dihentikan tanpa pemisah waktu. Apalagi AFC juga menunda pertandingan leg pertama Liga Champions Asia Elite dan Two.
Beberapa pemain nan 'kabur' dari Qatar adalah Joselu dan Javi Martines. Joselu adalah mantan pemain Real Madrid nan memihak Al Gharafa dan Javi Eks Mayern Munich di Qatar SC.
Kini, pemain-pemain seperti Joselu dan Martinez segera datang kembali ke Qatar dan berasosiasi dengan klubnya masing-masing. Qatar mau menjamin wilayahnya aman.
"Anda kudu kembali ke Qatar alias Anda tidak bakal digaji," tulis media Spanyol, AS, mengenai bunyi ultimatum otoritas Qatar kepada para pemain nan tetap di luar wilayah Qatar.
Saat ini memang belum ada pernyataan resmi dari operator kejuaraan sepak bola Qatar, tetapi para pemain sudah dihubungi. Mereka diminta segera kembali ke Qatar secepat mungkin.
Saat ini situasi di Asia Barat tetap hangat. Perang tetap berjalan antara AS-Israel dengan Iran. Namun intensitasnya menurun. Serangan ke negara lainnya juga tidak seperti sebelumnya.
Kini penerbangan dari dan ke Qatar juga mulai dibuka. Kendati belum normal, aktivitas penerbangan sudah jauh lebih baik dibanding pekan-pekan pertama perang.
[Gambas:Video CNN]
(abs/jal)
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·