Jakarta, CNN Indonesia --
Sekelompok turis India telantar di Bandara Internasional Kuala Lumpur di Malaysia pada hari Kamis (8/5) setelah penerbangan mereka dibatalkan.
Pembatalan penerbangan itu akibat meningkatnya ketegangan antara India dan Pakistan, nan apalagi telah saling melancarkan serangan militer.
Laporan The Straits Times menyebut para penumpang itu nan awalnya menuju Amritsar di India, terpaksa memesan ulang penerbangan mereka ke New Delhi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang pemuda berumur 18 tahun, nan mengunjungi Malaysia untuk pertama kalinya, mengatakan rombongannya baru mengetahui tentang pembatalan penerbangan setelah tiba di bandara.
Mereka kemudian diperintahkan untuk mengganti penerbangan agar menuju New Delhi, melansir VN Express.
Masing-masing turis India tersebut kudu bayar sekitar RM1.000 alias sekitar Rp3,8 juta untuk mengubah tiket mereka.
Beberapa maskapai penerbangan Asia telah mengubah rute alias menangguhkan penerbangan lantaran India dan Pakistan menutup wilayah udara mereka.
India meluncurkan serangan rudal ke wilayah nan dikuasai Pakistan pada hari Rabu (7/5) pagi waktu setempat, menewaskan sedikitnya delapan orang, menurut laporan Reuters.
Laporan militer India menyatakan Pakistan menembaki Kashmir, wilayah nan dikuasai India, hingga menewaskan sedikitnya tiga penduduk sipil.
Meningkatnya ketegangan antara Pakistan dan India menyusul penembakan massal golongan pemberontak Pakistan pada bulan lampau terhadap visitor di Kashmir, nan dikuasai India.
India menuduh Pakistan mendukung serangan golongan militan tersebut, sedangkan pemerintah Pakistan membantah terlibat dalam serangan mematikan nan menewaskan 26 orang itu.
(wiw)
[Gambas:Video CNN]
11 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·