CNN Indonesia
Senin, 12 Mei 2025 15:25 WIB
Ilustrasi. Ledakan pemusnahan amunisi digelar TNI di Garut, Jawa Barat. iStockphoto/ThomasVogel
Jakarta, CNN Indonesia --
Mukin selaku saksi dari ledakan di Kabupaten Garut, Jawa Barat menuturkan peristiwa nahas tersebut.
Ledakan terjadi di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada Senin (12/5) pagi. Ledakan terjadi dalam aktivitas pemusnahan amunisi tidak layak ada kedaluwarsa nan digelar Tentara Nasional Indonesia (TNI).
"Jam 9 (pagi) kejadiannya kurang lebih. Katanya sih ada 11 korban, hanya nan 2 belum teridentifikasi. Ada 2 juga kolonel nan meninggal," kata Mukin saat dikonfirmasi CNN TV.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sedang pembuatan lubang," jelasnya soal awal mula ledakan tersebut.
Mukin menuturkan jarak dari jalan raya ke letak tersebut sekitar 2 kilometer (km).
Ia nan mengaku family salah satu korban turut mempertanyakan kenapa ada penduduk sipil nan terdampak peristiwa tersebut.
"Warga sipil, masyarakat menanyakan, kenapa penduduk sipil dilibatkan? Kami tidak tahu. Kami dari family korban juga," klaim Mukin.
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Maruli Simanjuntak membenarkan kejadian ini. Namun, Maruli belum bisa merinci kronologi kejadian. Ia hanya menegaskan peristiwa itu sedang diinvestigasi.
Berdasarkan info nan dihimpun, korban meninggal di antaranya terdapat 2 personil TNI dan 9 penduduk sipil. Saat ini para korban sedang dievakuasi ke RSUD Pameungpeuk.
Sementara itu Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawanjuga membenarkan kejadian ledakan tersebut.
"Benar kejadian tersebut dan jumlah korban yg disampaikan oleh Pasi Intel. Keterangan tetap dari pasi intel Kodim Garut dan saat ini Kares (Kapolres) Garut menuju lokasi," kata Hendra Rochmawan, saat dikonfirmasi, Senin (12/5).
(skt/mik)
[Gambas:Video CNN]
10 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·