slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Satgas Prr Sumatra Gelontorkan Rp537.22 Miliar Untuk Renovasi Rumah

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatra melanjutkan penyaluran support perbaikan rumah kepada masyarakat nan tempat tinggalnya mengalami kerusakan akibat musibah hidrometeorologi di Provinsi Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar) pada akhir tahun lalu.

Berdasarkan info Satgas PRR per 17 April 2026, tercatat support perbaikan rumah untuk kategori rumah rusak ringan dan rusak sedang di tiga provinsi telah tersalurkan signifikan. Secara rinci, support perbaikan rumah di Aceh telah menjangkau 12.856 unit rumah rusak ringanm dan 9.347 unit rumah rusak sedang, dengan total nilai support Rp473,25 miliar.

Di Sumut, support disalurkan kepada 2.232 rumah rusak ringan dan 1.228 rumah rusak sedang, dengan total nilai support Rp40,56 miliar. Adapun di Sumbar, support diberikan kepada 811 unit rumah rusak ringan dan 375 rumah rusak sedang, dengan total nilai Rp23,415 miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Secara total, sebanyak Rp537,22 miliar telah didistribusikan untuk stimulan perbaikan sebanyak 26.849 unit rumah, melanjutkan penyaluran berjenjang nan pada Maret 2026 mencapai Rp528,76 miliar untuk 25.076 unit rumah.

Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatra, Muhammad Tito Karnavian mengatakan, support perbaikan rumah diberikan langsung kepada pemilik rumah sebagai biaya stimulan agar perbaikan rumah dapat dilakukan secara mandiri. Besaran support nan diberikan senilai Rp15 juta untuk rumah rusak ringan, dan Rp30 juta untuk rumah rusak sedang.

Selain itu, untuk membantu masyarakat menata kehidupan, pemerintah juga memberi support berupa duit isi kediaman senilai Rp3 juta dan stimulan ekonomi sebesar Rp5 juta. Ada juga support lain berupa agunan hidup (jadup) nan terus digelontorkan guna menjamin kebutuhan dasar harian penyintas bencana, sebesar Rp450 ribu per orang per bulan.

"Kalau (rumah rusak) nan ringan, itu dibantu Rp15 juta, ditambah dengan hal-hal lain dari (Kemensos) nan totalnya nyaris Rp8 juta lebih. Rumah rusak sedang dibantu Rp30 juta oleh BNPB dan kemudian dibantu oleh Kemensos juga Rp8 juta lebih," kata Tito usai Rapat Koordinasi Pendataan Hunian Tetap di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Rabu (15/4).

Capain percepatan penyaluran support perbaikan rumah ini dilakukan secara paralel dengan pembangunan kediaman tetap (huntap) dan kediaman sementara (huntara), untuk menjamin kediaman layak bagi penyintas musibah nan rumahnya rusak berat alias hilang.

Data Satgas PRR pada 17 April 2026 mencatat, kebutuhan huntap di tiga provinsi terdampak diproyeksikan mencapai 39.021 unit. Sebanyak 241 unit huntap telah rampung dibangun, dengan 1.243 unit lainnya dalam proses pembangunan.

Sebanyak 104 unit huntap dari total 28.876 unit di Aceh, dengan 395 unit dalam proses pembangunan. Di Sumut, ada 120 unit nan telah selesai dibangun dari total 7.321 unit, dengan 407 unit dalam proses pembangunan. Di Sumbar, 17 unit telah rampung dari total 2.824 unit, dengan 441 unit tetap dalam proses pembangunan.

Sementara, total huntara nan telah rampung dibangun berasas info Satgas PRR per 16 April 2026, telah mencapai 19.028 unit dari sasaran 20.495 unit, alias setara dengan progres hingga 92 persen.

(rea/rir)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru