Jakarta, CNN Indonesia --
Setelah sukses melakukan produksi lokal di Indonesia, Xpeng Group sekarang beriktikad membangun pabrik di Thailand. Niat ini dipicu lonjakan penjualan kendaraan tanpa emisi di negara itu sebesar 88 persen tahun lalu, menjadi 140 ribu unit.
CEO Xpeng Thailand Apiwan Singthaweesak mengatakan prospek penjualan mobil listrik murni sedang berkembang di negara ini, terutama didukung insentif pemerintah. Saat ini, perusahaan sedang mengupayakan pemanfaatan kesempatan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Xpeng sedang mengevaluasi dan mendiskusikan kesempatan investasi di Thailand, termasuk pembicaraan dengan perusahaan lokal," kata Apiwan diberitakan Just Auto, Senin (13/4).
Sebelumnya, perusahaan asal China ini telah lebih dulu menjajaki pasar Indonesia untuk pemenuhan pembuatan lokal serangkaian model keluarannya pada pertengahan tahun 2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aktivitas produksi Xpeng di dalam negeri mengandalkan pabrik Handal Indonesia Motor (HIM) di Purwakarta, jawa Barat.
Pabrik ini menjadi akomodasi produksi Xpeng pertama di luar China, menjadikan Indonesia sebagai negara pertama menerima transfer teknologi dari perusahaan.
Di Thailand, Xpeng pertama kali memasuki pasar pada tahun 2025 dengan mengandalkan skema impor completely built up (CBU) dari pusat manufaktur di Guangzhou, China. Pencapaian penjualannya mencapai 2.800 unit tahun lampau lewat kontribusi dua model andalannya, G6 dan X9.
Belum ada kejelasan apakah skema produksi lokal di Thailand bakal sama dengan di Indonesia. Namun, Xpeng tampaknya tengah mengusahakan kerja sama dengan perusahaan lokal untuk pengadaan pabriknya.
(iqb/fea)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·