Jakarta, CNN Indonesia --
Grup otomotif Stellantis melakukan recall alias penarikan kembali sebanyak 700 ribu unit mobil hybrid dari sejumlah mereknya di sejumlah negara, termasuk Fiat, Jeep, Citroen, dan Peugeot.
Otoritas kendaraan Jerman KBA mengatakan masalah kebakaran pada mesin ditengarai menjadi penyebab dilakukannya penarikan kembali.
Seperti dikutip dari AFP, mesin pembakaran dalam (ICE) dan motor listrik diposisikan terlalu berdekatan sehingga dalam kondisi lembap, ada komponen nan lebih mini dapat bergesekan dan memicu kebakaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, Stellantis beranggapan perbaikan dapat dilakukan dalam hitungan menit hanya dengan mengganti bagian nan dapat memicu munculnya api.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KBA Jerman menyatakan penarikan kembali ini telah berakibat pada 126 ribu unit Citroen C3, C3 Aircross, dan C4.
Sementara itu, sebanyak 88.000 Jeep Avenger telah ditarik di sejumlah pasar kendaraan secara global.
Pihak Stellantis mengaku telah mencatat 36 kejadian mengenai masalah serupa di seluruh dunia, termasuk 12 kebakaran pada Rabu (1/4).
Untuk diketahui Stellantis juga menjual produknya di Indonesia di bawah payung PT Indomobil National Distributor. Masih belum diketahui unit nan dijual di Indonesia juga terlibat recall dunia ini.
PR Supervisor Jeep Indonesia Aulia Maghfiroh nan dihubungi mengaku tetap menunggu berita mengenai keputusan recall dari pusat.
"Mengenai berita recall dunia Stellantis, tetap ditanyakan ke Stellantis Global," ucapnya via pesan singat, Selasa (7/4).
(iqb/mik)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·