Karawang, CNN Indonesia --
Suzuki tidak lagi menyematkan berupa kode unik sebagai karakter unik alias pembeda antar jenis Fronx. Sebagai pengganti kode pembeda hanya bisa dilihat dari warna mobilnya.
Kode jenis dan jenis merupakan perihal biasa di setiap mobil. Kode nan biasa terpasang pada sisi belakang kendaraan ini umumnya berbentuk huruf, angka, maupun kombinasi lainnya.Melalui kode ini, konsumen dapat dengan mudah membedakan karakter unik dari sebuah model kendaraan.
Donny Saputra,Deputy Managing Director Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengatakan argumen tidak menyematkan emblem alias kode unik lantaran permintaan dari konsumen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suzuki sendiri menyediakan tiga jenis Fronx, ialah GL, GX, dan SGX. Konsumen tak lagi memerlukan kode-kode tersebut.
"Ya ini sesuai dengan info nan kami dapatkan dari konsumen," kata Donny di Karawang, Jawa Barat belum lama ini.
Ketimbang penyematan emblem, Donny mengurai pihaknya memilih memberikan ciri-ciri bentuk tertentu pada setiap jenis Fronx. Dengan begitu perihal tersebut bakal menjadi sebuah karakter unik jenis Fronx nan tak dimiliki jenis lain, begitu juga sebaliknya.
"Konsumen kami lebih condong ke perbedaan secara bentuk dari pada hanya emblem. Ya misal SGX itu punya karakter bentuk warna bodi two tone, nah ini hanya ada divarian SGX," ungkapnya.
Perbedaan tiap jenis Fronx
SGX
- Warna body: two tone (ada 4 pilihan warna)
- Warna velg: Black colored
- Front under garnish bumper
- Rear under garnish bumper
- Side under silver garnish
- Silver colored roof rail
- Lampu LED rem belakang nan menyambung dari kanan ke kiri
- Pilihan warna baru Ice Grayish Blue
GX
- Warna body: singe tone (ada 4 pilihan warna)
- Warna velg: dual tone colored
- Side under silver garnish
- Silver colored roof rail
GL
- Warna body: singe tone (ada 3 pilihan warna)
- Warna velg: dual tone colored
- Side under silver garnish
- Black colored roof rail.
Dimensi dan mesin Fronx
Fronx merupakan produk anyar Suzuki nan telah meluncur di India pada 2023 dan di Jepang satu tahun kemudian. Mobil ini bakal diposisikan sebagai SUV ringkas lima penumpang pesaing Toyota Raize, Daihatsu Rocky, hingga Honda WR-V.
Arif Aditya, Head of Product and Accessories Development SIS menjelaskan Fronx dibangun dengan ukuran cukup ringkas ialah panjang 3.995 mm, lebar 1.765 mm, dan tinggi 1.550 mm. Ukuran ini diklaim cukup mengakomodir perjalanan lima orang.
"Nah untuk jarak sumbu roda 2.520 mm, sementara radius putar 4,8 m," ungkap Arif.
Selain itu Fronx bakal tersedia dalam dua pilihan mesin bensin nan sama-sama kapasitas 1.500 cc dan salah satunya berteknologi mild hybrid.
Mesin pertama ialah 1.500 cc berkode K15B, dan satunya lagi K15C nan sudah disuntik teknologi Suzuki menyebutnya Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS). Selain itu dapur pacu bakal tersedia dalam dua pilihan transmisi, ialah AT dan MT untuk mengalirkan tenaga ke roda depan.
Mesin K15B nan digunakan Fronx mempunyai isi silinder 1.482 cc dan rasio kompresi 10.5. Mesin diklaim dapat melepas tenaga 104,7 ps pada 6.000 rpm dan torsi sebesar 138 nm pada 4.400 rpm.
Lalu K15C juga mempunyai isi silinder nan sama tetapi rasio kompresinya 12. Di atas kertas tenaga nan dihasilkan 100,6 ps pada 6.000 rpm dan torsi 135 nm pada 4.400 rpm.
[Gambas:Video CNN]
(ryh/mik)
[Gambas:Video CNN]
11 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·