Jakarta, CNN Indonesia --
Veda Ega Pratama mengalahkan banyak pembalap dalam balapan Moto3 Thailand 2026, termasuk David Munoz nan kenyang pengalaman.
Veda finis kelima di Sirkuit Buriram. Sebuah kejutan. Banyak pembalap nan digadang-gadang punya potensi besar berada di belakang Veda, begitu pula pembalap-pembalap nan sudah punya pengalaman.
Munoz merupakan salah satu pembalap berilmu nan tertinggal dalam persaingan perebutan juara di Negeri Gajah Putih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembalap tim Liqui Moly Dynavolt Intact GP tersebut hanya menempati ranking ke-10 dengan catatan waktu tertinggal 11,657 detik dari David Almansa nan finis pertama.
Sementara Munoz tertinggal 1,97 detik dari Veda nan finis kelima.
"Tentu saya kecewa dengan hasil ini. Tetap saya kudu akui saya tidak bisa melakukan apa-apa dalam balapan. Kendati demikian, saya mengucapkan terima kasih kepada tim atas kerja mereka dan selain itu juga atas support dan support mereka," ujar Munoz dilansir dari situs resmi tim Liqui Moly Dynavolt Intact GP.
Menghadapi hasil nan kurang memuaskan di Thailand, Munoz berambisi bisa tampil lebih baik dan menghasilkan capaian lebih baik dalam seri kedua nan berjalan pekan depan.
"Beruntung juga kami mempunyai waktu rehat nan panjang sebelum balapan di Brasil, tempat di mana saya bakal melakukan segalanya demi hasil nan lebih baik. Saya hanya bisa bilang saya berambisi bisa berada dalam kondisi baik. Saya percaya saya bisa meraih hasil nan lebih baik di Brasil," katanya menambahkan.
Munoz baru berumur 19 tahun, namun pembalap asal Spanyol itu terbilang senior lantaran sudah berkompetensi di kelas Moto3 sejak 2022.
Sejak 2022 hingga 2024, Munoz memihak tim Boe Motorsports. Baru pada tahun lampau Munoz beranjak ke tim Liqui Moly Dynavolt Intact GP.
[Gambas:Video CNN]
(nva/rhr)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·