Jakarta, CNN Indonesia --
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) memastikan pengemudi ojek online (ojol) bakal kembali mendapatkan Bonus Hari Raya (BHR) di Lebaran 2026. Pihak operator pun sudah menyetujui perihal tersebut.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan sudah melakukan obrolan dengan operator ojol dan mereka sepakat untuk memberikan bingkisan untuk pengumudinya seperti tahun lalu.
"Kita sudah melakukan diskusi. Alhamdulillah respons mereka baik, mereka komitmen," ujar Yassierli dalam konvensi pers di Gedung Kemenaker, Rabu (25/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Yassierli saat ini pemerintah tengah menyusun patokan alias surat info untuk kepastian penyaluran BHR tersebut. Diharapkan bisa segera selesai dan diumumkan.
"Tinggal kelak dalam corak SE (surat ederan)-nya ataupun kelak dalam corak launching-nya, nan tadi, kita tetap tunggu koordinasi dengan Kementerian Setneg, kelak kita umumkan bersama-sama," jelasnya.
Pada Lebaran 2025, BHR diberikan pertama kali untuk pengemudi ojol. Sayangnya, bonus tidak diberikan kepada semua pengemudi, melainkan hanya mereka nan memenuhi kriteria.
Misalnya, tahun lampau Grab menetapkan kriteria penerima bingkisan BHR berasas keaktifan Mitra Pengemudi. Itu dilihat dari jumlah pesanan nan diselesaikan, tingkat penyelesaian pesanan, jumlah hari dan jam online, serta rating pengemudi.
Program bingkisan keahlian unik ini merupakan corak apresiasi perusahaan atas dedikasi dan kontribusi para Mitra dalam menyambut Hari Idulfitri. Bonus ini merupakan corak support tambahan, nan pada dasarnya tidak termasuk dalam faedah rutin nan diterima oleh pekerja sektor ekonomi informal, seperti mitra pengemudi platform digital (gig worker).
[Gambas:Video CNN]
(ldy/ins)
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·