slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Toyota-catl Produksi Baterai Mobil Elektrifikasi, Investasi Rp1,3 T

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dan produsen asal China Contemporary Amperex Technology Co. Ltd (CATL) resmi mengumumkan kerjasama untuk pengembangan produksi baterai mobil elektrifikasi di dalam negeri. Investasi nan dikucurkan dalam proyek ini mencapai Rp1,3 triliun.

Tahap awal, baterai hasil produksi bakal digunakan untuk memperkuat lokalisasi baterai mobil-mobil hybrid Toyota. Sebelumnya, baterai-baterai hanya dirakit di pabrik TMMIN di Karawang, Jawa Barat.

"Melalui kerjasama ini, kami bakal memperdalam lokalisasi baterai kendaraan hybrid dengan pembuatan komponen sel dan modul baterai nan sejauh ini tetap impor," kata Nandi Julyanto Presiden Direktur PT TMMIN di PIK, Jakarta Utara, Senin (20/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ke depannya bakal diproduksi sendiri oleh talenta Indonesia," sambung Nandi.

Menurut Nandi, pengumuman ini sekaligus komitmen perjalanan panjang industri otomotif Toyota di Indonesia nan telah berkembang dari sekadar importir menjadi produsen otomotif terintegrasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Komitmen jangka panjang ini lanjutan atas pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan belasan perusahaan Jepang di Tokyo pada akhir Maret 2026, salah satunya berbareng Toyota.

"TMMIN melakukan investasi sebesar Rp1,3 triliun untuk aktivitas ini," tutur dia.

Nandi menjelaskan, inisiatif tersebut juga menjadi langkah TMMIN sebagai anak perusahaan Toyota pertama di ASEAN nan bakal melakukan ekspor baterai ke pasar global.

Nandi menambahkan untuk mencapai tahap lokalisasi baterai di Indonesia bukanlah perkara mudah dan instan. Semua dilakukan dengan konsistensi serta kerjasama matang berbareng sejumlah pihak.

"Bahwa lokalisasi merupakan sebuah perjalanan nan tidak dapat dicapai secara instant, melainkan dilakukan secara berjenjang melalui proses nan memerlukan waktu, komitmen, serta kerjasama nan kuat dari seluruh pemangku kepentingan," ucap Bob Azam Wakil Presiden Direktur TMMIN.

(ryh/mik)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru