Jakarta, CNN Indonesia --
Korban tewas kejadian tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan kereta rel listrik (KRL) Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, bertambah jadi 7 orang. Sementara korban luka tercatat sebanyak 81 orang.
"Saya meng-update jumlah korban nan terjadi pada kecelakaan kereta tadi malam, meninggal bumi 7 orang dan luka-luka dan dirawat itu sebanyak 81 orang. nan tetap terperangkap itu sekitar 3 orang. Evakuasi terus terang cukup lama, selama 8 jam, dan kita lakukan hati-hati sekali," kata Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin, Selasa (28/4).
Sementara itu Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba dalam keterangan resmi menyebut sebanyak 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan selamat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PT KAI memastikan seluruh korban dalam kejadian tersebut mendapatkan penanganan maksimal.
Korban luka telah mendapat perawatan di sejumlah rumah sakit di antaranya RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.
"KAI menegaskan seluruh biaya pengobatan bagi korban luka serta biaya pemakaman bagi korban meninggal bumi ditanggung sepenuhnya oleh asuransi dan perusahaan," ujar Anne.
Anne menjelaskan proses pemindahan berjalan cukup lama lantaran adanya korban nan tetap hidup dan memerlukan penanganan secara hati-hati. Tim medis, Basarnas, hingga tim KAI terus melakukan upaya pertolongan di letak kejadian.
Selain itu, KAI juga menyiapkan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur untuk membantu family memperoleh info mengenai penumpang.
Untuk sementara waktu, kata Anne, Stasiun Bekasi Timur tidak melayani naik dan turun penumpang, sementara perjalanan KRL hanya dilayani hingga Stasiun Bekasi.
"Kami menyampaikan duka cita nan mendalam atas kejadian ini serta permohonan maaf kepada seluruh pelanggan. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik dan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak agar proses penanganan melangkah dengan baik," tutur dia.
Untuk info lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI 121 alias kanal resmi perusahaan.
(tim/isn)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
4 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·