Denpasar, CNN Indonesia --
Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bali menangkap seorang laki-laki Warga Negara (WN) Inggris beranisial SL (45) di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Sabtu (28/3).
Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bugie Kurniawan mengatakan petugas pemeriksa mengamankan SL saat proses pemeriksaan keimigrasian setibanya dari Singapura, sekitar pukul 12:40 WITA.
Bugie mengatakan WN Inggris itu diduga mengendalikan golongan pidana dalam operasi pengelolaan perusahaan fiktif serta tindak pidana pencucian duit alias money laundering.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah sistem mendeteksinya sebagai subjek red notice Interpol. Berdasarkan info dan koordinasi intelijen, nan berkepentingan diduga merupakan ketua sebuah organisasi pidana internasional," kata Bugie dalam keterangan tertulis.
Bugie pun mengultimatum sindikat kejahatan transnasional bahwa tidak ada tempat persembunyian nan kondusif bagi buronan internasional di Bali.
"Kami tegaskan bahwa Bali tidak bakal pernah menjadi tempat persembunyian nan kondusif bagi buronan internasional. Keberhasilan penangkapan SL ini adalah bukti nyata ketajaman hatikecil dan tingginya jam terbang petugas dan pejabat pendaratan kami di TPI Bandara Ngurah Rai," ujarnya.
Bugie menyampaikan keberhasilan pencegatan ini menunjukkan bahwa sistem peringatan awal dan koordinasi yang solid antara Imigrasi dengan jaringan penegak norma internasional melangkah sangat efektif.
Ia memastikan bahwa buronan kasus kejahatan berat tidak bakal bisa bebas masuk ke wilayah Indonesia.
"Sistem kami terintegrasi dengan baik, dan petugas kami sangat berilmu dalam mendeteksi dan mengamankan DPO (Daftar Pencarian Orang) Interpol," katanya.
Bugie menyatakan WN Inggris itu lampau diserahkan kepada Polres Bandara I Gusti Ngurah Rai untuk proses norma lebih lanjut.
"Imigrasi Ngurah Rai bakal terus berkoordinasi aktif dengan Interpol dan lembaga mengenai lainnya demi menjaga keamanan dan ketertiban negara dari ancaman pidana lintas negara," ujarnya.
Sementara, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Bali, Felucia Sengky Ratna mengatakan penangkapan buronan internasional ini membuktikan pengawasan keimigrasian melangkah efektif.
"Kami memberikan apresiasi tinggi atas keahlian jejeran Kantor Imigrasi Ngurah Rai dalam mengamankan buronan internasional tersebut. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa sistem pengawasan keimigrasian di wilayah Bali melangkah efektif, terintegrasi, dan responsif terhadap ancaman lintas negara," ujarnya.
Felucia menegaskan bahwa seluruh unit kerja di bawah Kantor Wilayah Imigrasi Bali bakal terus memperkuat koordinasi, meningkatkan kewaspadaan, serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dan kerja sama internasional.
"Bali kudu tetap menjadi wilayah nan aman, tertib, dan tidak memberikan ruang bagi pelanggar hukum, termasuk buronan internasional," ujarnya.
(fra/kdf/fra)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
4 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·