Jakarta, CNN Indonesia --
SGMW Motor Indonesia (Wuling) memberi sinyal kuat bakal mempercepat peluncuran model barunya, Eksion, tanpa kudu menunggu arena Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) nan bakal digelar Juli 2026.
Mobil ini sudah diperkenalkan perdana ke publik pada Februari dan sekarang tinggal menunggu waktu resmi dipasarkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ricky Christian, Marketing Operation Director SGMW Motor Indonesia, menyebut peluncuran mungkin tak perlu menunggu GIIAS, karena perusahaan punya pertimbangan untuk menyegarkan lini produk.
Artinya, besar kemungkinan peluncuran resmi bakal berjalan sebelum Juli mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi tahun ini lantaran kami, Wuling mempertimbangkan pembaruan produk. Kapannya tetap dipelajari. Tapi pengennya lebih sigap (dari GIIAS 2026)," kata Ricky di Kemayoran, Jakarta, Rabu (8/4).
Dia menyebut SUV ini cukup menarik animo masyarakat lantaran diklaim memperoleh respons positif. Ia juga menerangkan beberapa jaringan dealer apalagi sudah membuka pemesanan, meski produk belum dijual resmi.
"Kami belom buka resmi tapi ada beberapa dealer nan bisa menerima untuk booking sekarang," katanya.
Namun saat ditanya mengenai nomor tanda jadi untuk pemesanan Eksion, Ricky mengaku belum menetapkan standar lantaran status model ini belum diluncurkan.
Terkait harga, Ricky tetap menutup rapat info meski banderolnya dijanjikan tetap kompetitif.
"Harapannya sih untuk memberikan nilai nan bisa diterima oleh masyarakat dan tetap kompetitif," ujarnya.
Ia melanjutkan nantinya Eksion bakal bermain di segmen SUV tiga baris nan saat ini diisi sejumlah model populer. Mobil ini diproyeksikan menyasar konsumen family dengan kapabilitas tujuh penumpang.
Eksion datang dengan panjang 4,7 meter, lebar 1,8 meter dan tinggi 1,7 meter. Sementara dapur pacu bakal tersedia dalam dua sistem, ialah Plug-in Hybrid (PHEV) dan Battery Electric Vehicle (BEV). Pada jenis BEV disebut mempunyai Magic Battery Pro dengan klaim jarak tempuh 530 km CLTC.
Sedangkan jenis PHEV membawa teknologi Ling Power nan bisa menghasilkan jarak tempuh lebih dari 1.000 km.
Belum banyak perincian spesifikasi lain dipaparkan, selain kabin muat tujuh penumpang dan mempunyai panoramic sunroof.
(ryh/fea)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·