Jakarta, CNN Indonesia --
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk alias BNI buka bunyi mengenai kasus penggelapan biaya milik personil Credit Union (CU) Paroki Aek Nabara, Rantauprapat, Sumatera Utara, senilai Rp28 miliar.
Direktur Human Capital & Compliance BNI Munadi Herlambang menegaskan komitmen penuh pihaknya dalam menyelesaikan pengembalian biaya personil Credit Union (CU) Paroki Aek Nabara.
"BNI memahami dan turut merasakan kekhawatiran serta akibat nan dialami oleh personil CU Paroki Aek Nabara serta menyampaikan empati nan sedalam-dalamnya atas peristiwa ini," katanya dalam konvensi pers secara daring, Minggu (19/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan perkembangan investigasi kepolisian nan mereka terima pada Sabtu (18/4), jumlah biaya nan digelapkan diperkirakan sekitar Rp28 miliar. Ia mengatakan kasus ini pertama kali terungkap pada Februari 2026 dari hasil pengawasan internal BNI.
Ia menegaskan peristiwa ini merupakan tindakan oknum perseorangan nan melakukan transaksi di luar sistem serta di luar kewenangan dan prosedur resmi perbankan.
"Produk nan digunakan dalam kasus ini bukan merupakan produk resmi BNI dan tidak tercatat dalam sistem operasional Bank BNI," ujarnya.
Munadi mengatakan BNI bakal menjadikan hasil penyelidikan abdi negara perangkat norma sebagai landasan objektif dalam menentukan nilai kerugian.
Lalu, proses pengembalian biaya bakal dituangkan dalam perjanjian norma nan disepakati kedua belah pihak.
"Mekanisme penyelesaian mengedepankan prinsip transparan, terukur, dan akuntabel, guna memberikan kepastian norma bagi seluruh pihak nan ada," ujar Munadi.
Langkah nan telah dilakukan antara lain BNI mengambil upaya penyelesaian sejak kasus terungkap pada Februari 2026.
Pengembalian biaya awal kepada CU Paroki Aek Nabara juga disebut telah diserahkan sebagai bentuk itikad baik dan tanggung jawab kepada nasabah. Selain itu, proses penyelesaian terus melangkah secara hati-hati untuk memastikan hasil nan sah secara hukum.
Dia juga memastikan bahwa seluruh biaya pengguna nan tersimpan dalam produk resmi BNI tetap kondusif dan tidak terdampak oleh peristiwa ini.
(dhz/mik)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·