CNN Indonesia
Kamis, 09 Apr 2026 20:15 WIB
Fasilitas kelas premium maskapai tersebut sekarang tersisa dua unit tetapi hanya tersisa satu pesawat dengan jasa first class nan aktif beroperasi. (AFP/JEWEL SAMAD)
Jakarta, CNN Indonesia --
Layanan first class maskapai Garuda Indonesia yang selama ini dikenal sebagai salah satu nan terbaik di bumi sekarang nasibnya di ujung tanduk.
Setelah bertahun-tahun jarang dioperasikan, akomodasi kelas premium tersebut tersisa dua unit pesawat. Namun dari dua pesawat tersebut, hanya tersisa satu pesawat jasa first class nan aktif beroperasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir One Mile at a Time, Garuda Indonesia telah lama membatasi jasa kelas satu namalain first class lantaran menghadapi tekanan keuangan.
Dari sisi armada, Garuda Indonesia mempunyai 80 pesawat, tetapi hanya satu jenis pesawat ialah Boeing 777-300ER nan mempunyai kabin first class.
Dari awalnya delapan pesawat Boeing 777-300ER dengan kabin kelas satu, sekarang hanya tersisa dua unit pesawat nan mempunyai first class, ialah PK-GIG dan PK-GIF. Sedangkan enam pesawat lainnya sudah tidak lagi mempunyai bangku kelas satu usai dilakukan konfigurasi ulang.
Akan tetapi, pesawat nan sekarang aktif mengoperasikan jasa first class hanya tersisa PK-GIF, lantaran PK-GIG tidak diterbangkan sejak Januari 2026.
Artinya, maskapai Garuda Indonesia hanya mempunyai satu pesawat nan aktif memberikan jasa first class.
Menariknya, pesawat dengan kabin first class tersebut mempunyai tugas ganda, ialah melayani penerbangan komersial serta digunakan sebagai pesawat kepresidenan untuk keperluan kenegaraan.
Hal tersebut membikin pesawat sering ditarik dari agenda reguler lantaran tugas kenegaraan nan memerlukan penerbangan ke luar negeri. Hal inilah nan membikin operasional penerbangan komersial first class Garuda susah melangkah konsisten.
Adapun saat Garuda Indonesia tetap mempunyai delapan Boeing 777 dengan kabin kelas satu, rute unggulan dengan jasa first class mereka adalah Jakarta (CGK) - Amsterdam (AMS). Dulu maskapai ini menyediakan penerbangan first class dengan rute tersebut sebanyak 2-3 kali dalam seminggu.
Namun Garuda Indonesia mengonfigurasi ulang dan menghapus kabin first class enam di antara delapan pesawat tersebut. Kemudian mulai pertengahan 2025, Garuda Indonesia menggeser rute jasa first class-nya menjadi Bali (DPS) - Tokyo Narita (NRT).
Melansir situs nan sama, pelancong menemukan keanehan mengenai kesiapan tiket first class Garuda Indonesia. Saat dicek, pesawat PK-GIF nan mempunyai kabin first class tetap beroperasi, tetapi bangku kelas satunya tidak bisa dipesan (dinolkan) di situs web maupun aplikasi pemesanan.
Penemuan ini semakin menjelaskan krisis jasa first class nan disediakan oleh Garuda Indonesia. Tetap ada potensi Garuda Indonesia membangkitkan kembali jasa kelas satu ke depannya, tetapi saat ini belum ada kepastian dari maskapai gimana kelanjutan nasib jasa first class tersebut.
(ana/fef)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·