Jakarta, CNN Indonesia --
Kartini bukan sekadar nama nan diperingati dan dirayakan setiap bulan April. Ia adalah simbol perjuangan nan terus hidup dalam diri wanita modern nan mendobrak batas, berani mengambil pilihan, dan memilih untuk terus berkarya.
Para wanita modern ini meneruskan semangat keberanian dari sosok Kartini dalam menentukan arah hidupnya sendiri, apalagi ketika pilihannya tidak selalu dipahami.
Di Tengah Ketidakpastian, Putri Menemukan Peluang Bersama Grab
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satunya adalah Putri nan menemukan arah baru dari kembali kemudi. Di tengah hiruk-pikuk lampau lintas Jakarta, Putri mengemudikan mobilnya. Panas terik dan kemacetan sudah menjadi bagian dari kesehariannya, namun dia tetap menjalani hari dengan senyum tulus, menyapa penumpang dan beranjak dari satu perjalanan ke perjalanan berikutnya.
Sebelumnya, Putri menghabiskan lebih dari satu dasawarsa berkarier di media swasta. Kini, genap enam tahun dia menjadi bagian dari Mitra Pengemudi wanita Grab, menjalani pilihan nan menunjukkan keberaniannya dalam beradaptasi, dan menentukan arah hidupnya sendiri.
Dalam perjalanan menuju instansi Grab Indonesia, Putri menuturkan kisahnya kepada host Putri Tanjung dalam aktivitas Ngobrol Sore Semaunya.
"Setelah resign, saya sempat membuka kafe, tapi pandemi membuatnya tutup. Saat itu semuanya terasa tidak pasti," kata Putri.
Di tengah kondisi tersebut, seorang kawan perempuannya mengajaknya berasosiasi dengan Grab. Temannya meyakinkan Putri bahwa ada organisasi wanita nan juga bekerja sebagai pengemudi, sehingga dia tidak perlu merasa ragu. Mendengar perihal itu, Putri langsung tertarik untuk mencoba, apalagi dia memang mempunyai kegemaran menyetir.
Keputusan untuk menjadi pengemudi sempat menimbulkan keraguan di keluarga, terutama lantaran menjadi mitra pengemudi taksi online dianggap tidak lumrah dan berisiko bagi perempuan. Namun, kemauan untuk tetap produktif, ditambah dengan support fitur keamanan nan telah tersedia di platform, membuatnya yakin.
"Saya orangnya ekstrovert, suka ketemu dan ngobrol sama orang banyak. Setiap hari ada cerita baru, kawan baru. Hidup jadi tidak monoton," ujarnya.
Selain mengemudi di platform Grab, Putri juga aktif sebagai pembuat di TikTok dengan akun @quinn.sarah37. Ia kerap membagikan pengalaman dan tips kepada sesama Mitra Pengemudi perempuan, mulai dari area nan potensial untuk menambah penghasilan, edukasi keselamatan, hingga kiat menghadapi beragam situasi di lapangan.
Bagi Putri, perjalanannya sebagai Mitra Pengemudi Grab juga memberinya ruang untuk merasakan langsung gimana platform ini terus berkembang, terutama dalam menghadirkan fitur nan mendukung kenyamanan dan keamanan bagi para mitra perempuan.
Ia berambisi ke depannya semakin banyak penemuan Grab nan dapat memberdayakan wanita agar semakin percaya diri menjalani pekerjaan ini.
"Harapannya, mitra wanita tidak merasa ada batasan. Sekarang sudah banyak fitur nan memberikan kenyamanan dan keamanan, dan semoga makin banyak lagi teknologi-teknologi baru untuk mendukung mitra perempuan," ujar Putri.
Dengan pengalaman nan telah dijalani, Putri berambisi kisahnya bisa menginspirasi lebih banyak wanita untuk berani mencoba, berkembang, dan menemukan kesempatan baru dari kembali kemudi.
Komitmen Grab bagi Kemandirian Perempuan, Dorong Akses Setara
Cerita Putri menjadi salah satu contoh mini gimana support dan sistem nan tepat dapat mendukung wanita untuk terus melangkah dan lebih leluasa menentukan pilihannya.
Menurut info International Labour Organization (ILO), wanita lebih rentan mengalami time poverty akibat beban unpaid care work bagi family alias lingkungannya. Dibandingkan dengan laki-laki, wanita lebih susah untuk mendapatkan dan memanfaatkan kesempatan dalam bekerja, belajar, serta berkembang.
Chief Executive Officer, Grab Indonesia, Neneng Goenadi, menegaskan komitmen Grab dalam mendorong akses dan kesempatan nan lebih setara
"Grab percaya bahwa setiap mitra kami, khususnya perempuan, berkuasa untuk bekerja dengan kondusif dan nyaman serta mempunyai kesempatan nan setara untuk berkembang dan mandiri," kata Neneng.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui beragam upaya nyata. Grab Indonesia terus mengembangkan ekosistem dan lingkungan nan mendukung wanita untuk berperan-serta dan berkembang. Para wanita datang di beragam peran di dalam ekosistem Grab, mulai dari kepemimpinan hingga mitra di lapangan, dan turut berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi digital.
Tercatat, sudah ada lebih dari 189.000 Mitra Pengemudi wanita di platform Grab se-Asia Tenggara. Mereka mempunyai elastisitas dalam menentukan waktu dan lama kerja, serta memilih jenis jasa dan peralatan nan mau ditawarkan sesuai dengan preferensi dan kesiapan masing-masing. Setelah bergabung, banyak nan merasa lebih percaya diri dalam mencari penghasilan, lebih berdikari secara finansial, dan apalagi lebih siap menghadapi kondisi nan tidak pasti.
Temuan ini juga tercermin dalam studi Women in the Driver's Seat nan dilakukan oleh Grab berbareng UN Global Compact Network Singapore dan Kantar pada Maret 2026. Sebanyak 95 persen Mitra Pengemudi wanita Grab di Indonesia merasa lebih berdikari secara finansial dan 91 persen mengakui mendapatkan peningkatan kualitas hidup setelah bergabung.
Fleksibilitas kerja juga membantu banyak perempuan, termasuk 28 persen ibu tunggal, dalam mengatasi halangan tradisional untuk bekerja serta membangun kepercayaan diri.
"Sebagai bagian krusial dari keseluruhan ekosistem Grab, para wanita ini mempunyai multiplier effect. Saat wanita berdaya, nan tumbuh bukan hanya dirinya tetapi juga lingkungan di sekitarnya, apalagi masyarakat luas," tutup Neneng.
Selain membuka akses terhadap kesempatan pendapatan nan setara, Grab juga menghadirkan program coaching, mentorship, dan ruang organisasi bagi Mitra Pengemudi dan Mitra Merchant wanita agar dapat terus berkembang.
Pada saat nan sama, Grab Indonesia memahami bahwa aspek keamanan menjadi aspek krusial dalam mendorong partisipasi wanita di platform. Karena itu, pendekatan nan dilakukan tidak hanya berfokus pada respons, tetapi juga pada pencegahan dan perlindungan sejak awal.
Secara menyeluruh, Grab terus memperkuat beragam lapisan support keselamatan, mulai dari pembekalan bagi mitra, penyediaan fitur keamanan di dalam aplikasi, hingga sistem pelaporan darurat nan dapat diakses secara sigap melalui kanal GrabSupport.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Grab menghadirkan beragam fitur keselamatan, seperti perekaman audio selama perjalanan, tombol darurat, hingga sistem pelaporan insiden. Fitur-fitur ini dirancang untuk membantu mitra pengemudi, termasuk perempuan, merasa lebih kondusif dan terlindungi saat menjalankan aktivitas di platform.
Kartini masa sekarang tidak selalu datang dalam pencapaian besar. Ia ada di sekitar kita, dalam beragam peran dan pilihan nan dijalani setiap hari. Hari Kartini menjadi pengingat bahwa pemberdayaan bukan hanya tentang membuka akses, melainkan juga memastikan wanita mempunyai kendali atas pilihannya.
Ketika wanita mempunyai akses dan kendali atas pilihannya, mereka turut menciptakan faedah nyata dan akibat positif bagi sekitarnya.
(rea/rir)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·