slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Kongo Sambut Kelahiran Bayi Kembar Gorila Langka

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

CNN Indonesia

Senin, 12 Jan 2026 00:00 WIB

Seekor gorila gunung melahirkan anak kembar di Taman Nasional Virunga, Kongo. Mafuko melahirkan bayi jantan kembar di Taman Nasional Virunga, Kongo. Kelahiran si kembar disebut sebagai peristiwa luar biasa karena gorila gunung termasuk hewan langka nan dilindungi. (Virunga National Park/Handout via REUTERS)

Jakarta, CNN Indonesia --

Seekor gorila gunung melahirkan anak kembar di Taman Nasional Virunga, Kongo. Kelahiran si kembar disebut sebagai 'peristiwa besar' bagi hewan nan terancam punah tersebut.

Dalam sebuah pernyataan resmi, Taman Nasional Virunga mengatakan dua gorila jantan lahir dari induk berjulukan Mafuko. Mereka ditemukan pada 3 Januari 2026 dan "tampak dalam kondisi sehat saat pengamatan".

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka menambahkan merawat anak kembar bisa menjadi tantangan "terutama selama bulan-bulan awal ketika bayi sepenuhnya berjuntai pada induknya untuk perawatan dan transportasi".

Kedua bayi gorila pun dipantau secara ketat untuk memastikan kelangsungan hidup mereka.

Mafuko, sang induk, lahir dari family Kabirizi tapi kemudian berasosiasi dengan family Bageni setelah ibunya dibunuh pada 2007.

"Kelahiran bayi kembar ini merupakan peristiwa besar bagi dinamika family Bageni dan bagi upaya konservasi nan berkepanjangan untuk mendukung pertumbuhan populasi gorila gunung nan terancam punah di Taman Nasional Virunga," demikian pernyataan resmi Taman Nasional Virunga seperti dilansir dari Reuters.

Kini Mafuko total mempunyai tujuh anak termasuk sepasang bayi kembar nan meninggal seminggu setelah lahir pada 2016 silam. Keluarga Bageni sekarang ada sebanyak 59 personil dan jadi family terbesar di taman nasional.

Dengan luas lebih dari tiga ribu meter persegi, taman nasional ini rumah bagi banyak gorila gunung terakhir di dunia.

Akan tetapi, sebagian besar taman nasional tertua di Afrika ini berada di bawah kendali pemberontak. Hutan sigap lenyap akibat pertempuran.

(els)

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru