Jakarta, CNN Indonesia --
Kereta rel listrik (KRL) jalur Bekasi-Cikarang kembali beraksi setelah kejadian kecelakaan antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4).
Pantauan CNNIndonesia.com pada Rabu (29/4) pukul 13.41 WIB, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi berbareng Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin menjajal uji coba final KRL dari Stasiun Bekasi Timur menuju Stasiun Cikarang.
"Stasiun Bekasi Timur sudah bisa dioperasikan kembali, KRL ya khususnya, untuk melayani masyarakat," ujar Dudy kepada wartawan di dalam KRL menuju Stasiun Cikarang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam uji coba tersebut, kecepatan KRL sudah kembali normal, berbeda dengan uji coba sebelumnya nan tetap dibatasi lebih lambat.
"Saya rasa sudah normal kecepatannya. Tadi KNKT sudah mengatakan bahwa sudah bisa dioperasikan kembali stasiun itu," ujar Dudy.
Dudy memastikan operasional KRL jalur Bekasi-Cikarang telah kembali melangkah normal. Rangkaian nan ditumpangi rombongan tiba di Stasiun Cikarang sekitar pukul 14.04 WIB.
Setelah tiba, rombongan langsung meninggalkan Stasiun Cikarang menggunakan mobil dengan pengawalan.
Sementara itu, rombongan awak media kembali ke Stasiun Bekasi Timur berbareng penumpang umum menggunakan KRL bidang Kampung Bandan.
Salah seorang penumpang berjulukan Nurhasan mengaku tetap mempunyai rasa takut menaiki KRL usai kejadian kecelakaan pada Senin lalu.
"Ada pasti (ketakutan) namanya orang kita berjalan pasti ada," ujar Nurhasan.
[Gambas:Youtube]
(dhz/sfr)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·