slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Ojk Duga Mirae Asset Sekuritas Cuan Rp14,5 T Dari Goreng Saham Ipo

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menduga PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia meraup untung hingga Rp14,5 triliun dari praktik manipulasi penawaran umum perdana saham (IPO) dan transaksi semu di pasar modal.

Dugaan tersebut muncul setelah interogator OJK berbareng Bareskrim Polri melakukan penggeledahan di instansi perusahaan sekuritas tersebut.

Direktur Eksekutif Penyidik Sektor Jasa Keuangan OJK Irjen Daniel Bolly Hyronimus Tifaona mengatakan untung tersebut berangkaian dengan transaksi saham PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Rangkaian transaksi tersebut diduga menyebabkan nilai saham BEBS di pasar reguler meningkat secara signifikan hingga sekitar 7.150 persen," kata Daniel kepada wartawan, Rabu (4/3).

Ia menjelaskan praktik tersebut melibatkan sejumlah pihak nan melakukan transaksi saham dengan menyampaikan info material nan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Hal itu diduga mendorong penanammodal untuk membeli saham nan bersangkutan.

Menurut Daniel, total untung dari rangkaian transaksi tersebut mencapai Rp14,5 triliun. Dana tersebut saat ini telah dibekukan sementara oleh OJK.

"Nilainya total semua Rp14,5 triliun itu dari saham-saham nan kami freeze. Itu sekitar ada Rp2 miliar lembar saham dengan nilai saham sekitar Rp7.000-an," ujarnya.

OJK menduga praktik tersebut dijalankan oleh enam operator nan bekerja di bawah kendali dua tersangka, ialah ASS nan merupakan beneficial owner PT BEBS dan MWK nan merupakan mantan Direktur Investment Banking Mirae Asset Sekuritas.

Dalam penyelidikan awal, OJK juga menemukan adanya transaksi semu melalui jaringan pihak terafiliasi dan nominee. Transaksi tersebut melibatkan tujuh entitas perusahaan dan 58 perseorangan nan diduga digunakan untuk mengendalikan pergerakan saham.

Selain itu, interogator menemukan dugaan pelanggaran lain mengenai proses IPO. Salah satunya adalah tidak dilaporkannya pihak hubungan penerima fixed allotment dalam penawaran umum perdana saham serta penyampaian laporan penggunaan biaya IPO nan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

"Berupa transaksi antarpihak terafiliasi nan melibatkan tujuh entitas perusahaan dan 58 entitas perorangan nominee nan dieksekusi oleh enam orang operator di bawah kendali tersangka," kata Daniel.

Penggeledahan terhadap instansi PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia dilakukan oleh interogator OJK berbareng Bareskrim Polri di Gedung Treasury Tower, area SCBD, Jakarta Selatan, pada Rabu (4/3). Dalam penggeledahan tersebut, sejumlah interogator terlihat membawa beberapa boks nan diduga berisi peralatan bukti.

Menanggapi penggeledahan tersebut, manajemen PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menyatakan menghormati proses norma nan sedang berjalan dan bersikap kooperatif terhadap penyelidikan nan dilakukan oleh otoritas.

"Sebagai bagian dari proses norma nan telah berjalan, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menerima kunjungan dari pihak Bareskrim dan OJK mengenai penjelasan dan pengumpulan informasi," tulis manajemen perusahaan dalam pernyataan resmi.

Perusahaan juga menyatakan pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari pengembangan investigasi atas perkara nan telah berjalan sebelumnya. Meski demikian, Mirae Asset tidak merinci lebih lanjut perkara nan dimaksud.

Manajemen menegaskan bakal mendukung proses investigasi dengan menyediakan info dan info nan diperlukan oleh penyidik.

"Perusahaan menghormati dan bersikap kooperatif terhadap pemeriksaan nan sedang berjalan serta mendukung sepenuhnya permintaan info dan info nan diperlukan," tulis pernyataan tersebut.

Mirae Asset juga memastikan aktivitas operasional perusahaan tetap melangkah normal selama proses norma berlangsung.

"Kami memastikan bahwa operasional perusahaan tetap melangkah normal dan pelayanan tidak terdampak," kata manajemen.

[Gambas:Video CNN]

(del/pta)

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru