slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Viral Video Pernikahan Anak Di Lombok, Lpa Angkat Bicara

Sedang Trending 9 bulan yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram angkat bicara soal viral video pernikahan anak di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang disoroti publik.

Video menunjukkan kedua mempelai mengikuti prosesi pernikahan budaya Sasak. Diduga, mempelai wanita tetap berguru di sekolah menengah pertama, sedangkan mempelai laki-laki di sekolah menengah kejuruan. 

Ketua LPA Kota Mataram Joko Jumadi menyayangkan tetap ada pernikahan anak di Lombok. Pihaknya menduga pernikahan anak tersebut berjalan di Lombok Tengah. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya belum dapat informasinya, apakah ini dari Lombok Timur alias Lombok Tengah. Tapi dugaan kami (mereka) dari Lombok Tengah," kata Joko seperti dilaporkan detikBali. 

Joko meminta agar pemerintah wilayah setempat memberikan atensi terhadap pernikahan anak di wilayahnya. Dia pun mengaku siap membantu proses pelaporan ke polisi ketika sudah menemukan alamat kedua mempelai.

Pernikahan anak tetap marak di NTB dan menurutnya masyarakat perlu mendapatkan edukasi tentang ancaman pernikahan anak.

Sementara itu, video pernikahan anak di Lombok tersebut menuai pro dan kontra netizen. Ada nan menganggap pernikahan keduanya menggemaskan lantaran sama-sama tetap berumur muda. 

Akan tetapi, ada pula nan menyayangkan pernikahan tersebut. Perhatian netizen pun tertuju pada mempelai wanita nan kudu dipapah oleh orang dewasa lantaran kadang tidak bisa mengendalikan diri. 

Di sisi lain, Nurjanah, aktivis pemerhati wanita dan anak di Mataram berkata kejadian pernikahan anak di NTB sudah dipraktikkan sejak lama. Fenomena ini pun sebenarnya jadi perhatian banyak orang.

Menurut dia, salah satu penyebab pernikahan anak langgeng di NTB adalah pembiaran oleh lembaga negara.

"Misalkan saja di level paling bawah pernikahan itu terjadi di desa. Desa itu pasti tahu (ada pernikahan anak)," katanya.

Berdasar info Pemerintah Provinsi NTB, sepanjang 2021-2022 tercatat ada sebanyak 1.870 anak di 10 kabupaten/kota di NTB nan mengusulkan pengecualian nikah.

Selain itu, info Save The Children menyebut ada 311 pengajuan pengecualian nikah pada 2019 di NTB. Kemudian pada 2020, nomor ini meningkat menjadi 803 pengajuan.

Cek selengkapnya di sini.

(els/els)

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru