KULTUM KEMULIAAN RAMADAN
CNN Indonesia
Rabu, 25 Feb 2026 04:00 WIB
Ilustrasi. Ada dua jalan nan ditunjukkan Allah SWT, ialah surga dan neraka. (iStockphoto/LV4260)
Jakarta, CNN Indonesia --
Ada dua jalan nan ditawarkan oleh Allah SWT dan manusia diberi keleluasaan untuk memilih. Dua jalan nan ditunjukkan, ialah jalan menuju surga dan jalan menuju neraka. Namun pilihan apa nan menuntun kita ke dua jalan ini?
Sayyidina Ali bin Abi Thalib sempat berkata, siapa nan mencari ilmu, berfaedah dia sedang mencari surga. Sebaliknya, siapa nan mencari maksiat, berfaedah dia sedang mencari neraka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Orang nan sibuk mencari pengetahuan nan faedah [dan] pengetahuan berfaedah itu pengetahuan nan membawa kita pada rasa takut kepada Allah SWT, mau mengabdi kepada Allah, berfaedah dia sedang mencari surga dan rida Allah," tutur Ma'ruf Amin, ustadz sekaligus Wakil Presiden ke-13 RI dalam tayangan program Kultum Kemuliaan Ramadan 2026 CNNIndonesia.
Ma'ruf menjelaskan, pengetahuan nan dimaksud merupakan pengetahuan kepercayaan alias pengetahuan syariah. Di sisi lain, tindakan nan menuntun kita ke neraka dan mendapat murka Allah, ialah perbuatan maksiat.
"Di sini kita bisa memahami bahwa kita itu [menuju] ke surga alias ke neraka sebenarnya ada pada kita sendiri. Kita nan mencari," kata Ma'ruf lagi.
Meski demikian, ada hal-hal tertentu dalam hidup nan tidak bisa kita pilih. Misalnya, kita tidak bisa memilih siapa orang tua kita, di mana kita lahir, hingga gimana rupa kita. Rupa kita sudah terbentuk sejak di dalam rahim, sehingga kehendak Allah tak bisa diubah.
Hal nan bisa dipilih manusia, ialah gimana perilaku dan perkataannya. Adapun jika manusia berupaya mencari jalan Allah, pasti bakal ditunjukkan.
Allah pun bakal lebih mendekat kepada orang-orang nan berupaya mencari jalan Allah. Sebaliknya, siapa pun nan jauh dari Allah, Allah juga bakal menjauh darinya.
"Allah itu memberikan pengarahan kepada kita, memberikan kebebasan kepada kita untuk memilih jalan hidup kita nan bakal kita tempuh itu. Di situ pentingnya kita merenungkan, sebenarnya kita ini mau menjadi manusia seperti apa," tutur Ma'ruf.
Ma'ruf melanjutkan, saat berupaya mendekat kepada Allah, kita kudu bermohon agar mendapat pengarahan dan pertolongan. Hal ini diperlukan, karena jalan lurus itu bakal selalu dihalangi oleh setan alias setan.
"Oleh lantaran itu, kita minta pertolongan Allah agar dimudahkan. Mudah-mudahan Allah memberikan kita inayah, himayah, dan perlindungannya, sehingga kita selamat dari bujukan setan nan terkutuk," ucap Ma'ruf.
Saksikan program Kultum Kemuliaan Ramadan setiap hari jelang Magrib alias waktu berbuka puasa di siaran CNNIndonesia.
(rti)
[Gambas:Video CNN]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·