CNN Indonesia
Selasa, 24 Feb 2026 22:00 WIB
Ilustrasi. Asal tak dikonsumsi berlebihan, kopi kondusif bagi ginjal. (Istockphoto/Ben-Schonewille)
Jakarta, CNN Indonesia --
Bagi sebagian besar orang, minum kopi sudah jadi bagian dari rutinitas alias keseharian. Nah, bagi nan cemas soal kesehatan ginjal, sering bertanya-tanya apakah minum kopi bisa merusak ginjal?
Secara umum, kebanyakan orang biasanya menghitung jumlah gelas kopi per hari nan diminumnya. Bukan tanpa alasan, perihal ini berangkaian dengan kesehatan alias pengaruh tertentu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Misalnya, seseorang acapkali susah tidur jika dalam sehari meminum bergelas-gelas kopi. Di sisi lain, ada pula nan cemas terhadap kesehatannya jika terlampau banyak minum kopi.
Terlebih, kandungan kafein pada kopi bisa meningkatkan tekanan darah dan debar jantung. Lalu gimana untuk kesehatan ginjal? Apakah minum kopi bisa merusak ginjal?
Benarkah kopi merusak ginjal?
Merujuk laman The Kidney and Hypertension Center, para penikmat kopi nan cemas tentang kesehatan ginjal, tidak perlu terlalu risau.
Pasalnya, kopi tidak merusak ginjal selama diminum dalam jumlah nan cukup alias sedang. Dalam artian, kopi tidak dikonsumsi secara berlebihan.
Bagi orang dewasa nan sehat, minum satu hingga tiga gelas kopi per hari dianggap relatif aman. Akan tetapi, jika konsumsi kopi melampaui dari itu, disinyalir bisa menimbulkan kekhawatiran terlebih bagi penderita hipertensi alias penyakit ginjal.
Terkait jumlah kadar kopi nan diminum untuk keamanan ginjal, perihal senada juga dikemukakan oleh laman National Kidney Foundation. Menurut laman tersebut, secangkir kopi hitam berukuran 8 ons mengandung sekitar 116 mg kalium.
Jumlah tersebut terbilang rendah, sehingga kopi hitam nan diminum itu tetap dianggap sebagai minuman rendah kalium. Beda halnya jika seseorang minum kopi lebih dari satu apalagi hingga empat gelas per hari nan tentunya lebih berisiko terhadap ginjal.
Hal krusial seputar kopi dan ginjal
Terdapat beberapa perihal nan mesti diperhatikan oleh para penikmat kopi nan peduli pada kesehatan ginjal.
1. Jangan berlebihan
Bagi penderita penyakit ginjal, sebaiknya batasi konsumsi kopi. Alasannya, untuk mengurangi konsumsi kalium nan terdapat pada kopi.
Sebaiknya tidak minum kopi lebih dari dua gelas per hari. Nah, lantaran kondisi tubuh tiap orang berbeda-beda, ada baiknya berkonsultasi dengan master terlebih dahulu.
2. Ketahui tekanan darah
Minum kopi biasanya dapat menyebabkan tekanan darah naik. Oleh lantaran itu, jika Anda mempunyai masalah ginjal, sebaiknya tidak terlalu banyak minum kopi.
Pasalnya, kandungan kafein pada kopi bisa memicu meningkatnya tekanan darah nan singkat dan tiba-tiba. Oleh lantaran itu, sebaiknya Anda memonitor tekanan darah, sehingga tahu kadar kopi nan bisa diminum.
3. Waspadai unsur tambahan
Di tengah bervariasinya zat-zat tambahan pada segelas kopi, beragam perihal ini bisa meningkatkan akibat masalah kesehatan. Misalnya, penambahan krimer, sirup, dan sebagainya.
Untuk meminimalisasi risiko, sebaiknya Anda mengetahui zat-zat tambahan nan dicampurkan dengan kopi. Dengan begitu, Anda bisa menakar risikonya.
Dari penjelasan di atas, jika ada pertanyaan apakah kopi merusak ginjal, jawabannya adalah tidak selama diminum dalam kadar cukup namalain tidak berlebihan.
(hdr/rti)
9 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·