slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Apakah Penyakit Sinusitis Harus Operasi Hidung? Ini Jawabannya

Sedang Trending 1 jam yang lalu

CNN Indonesia

Rabu, 29 Apr 2026 09:15 WIB

Apakah seseorang nan mengalami penyakit sinus kudu operasi hidung? Hal ini tergantung dari tingkat keparahannya. Simak penjelasannya. Ilustrasi. Apakah seseorang nan mengalami penyakit sinus kudu operasi hidung? Hal ini tergantung dari tingkat keparahannya. (Istockphoto/Rani Nurlaela Desandi)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Sinusitis merupakan kondisi umum nan sering dialami banyak orang. Banyak nan bertanya, apakah sinus kudu operasi hidung?

Gejala sinus nan ringan biasanya dapat diatasi dengan perawatan rumahan dan obat-obatan bebas. Namun, jika indikasi bersambung alias sering kambuh, mungkin ada kebutuhan untuk penanganan medis nan lebih intensif, termasuk operasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas, kapan kudu mempertimbangkan operasi hidung untuk sinusitis? Simak penjelasannya berikut ini.

Apakah sinusitis kudu operasi hidung?

Jawabannya tidak selalu. Keputusan untuk menjalani operasi sinus tergantung dari tingkat keparahan kondisi dan penyebabnya.

Mengutip NHS UK, sinusitis sendiri merupakan pembengkakan pada sinus nan biasanya disebabkan oleh infeksi, baik oleh virus, bakteri, maupun jamur.

Adapun sinus itu sendiri merupakan ruang kosong alias rongga berisi udara di tengkorak dan tulang di sekitar hidung Anda. Sinus menghasilkan lendir nan berfaedah untuk melumasi saluran hidung dan sinus itu sendiri.

Pada umumnya, sinusitis sembuh dalam waktu kurang dari 4 minggu, tetapi ada kalanya memerlukan pengobatan tambahan.

Menurut WebMD, penyebab umum nan memicu sinusitis meliputi infeksi, polip di dalam sinus, alergi, hingga deviasi septum. Deviasi septum merupakan kondisi ketika tembok pemisah hidung tidak lurus.

Jika pengobatan konvensional seperti obat, semprotan, dan pembersihan hidung tidak memberi hasil, maka konsultasi ke master adalah langkah tepat.

Namun, kapan kudu mempertimbangkan operasi sinus? Operasi sinus biasanya direkomendasikan master jika pengobatan lain tidak efektif. Berikut ini beberapa pertimbangannya:

  • Pengobatan tidak efektif: Jika dekongestan, antihistamin, semprotan, alias antibiotik tidak memberikan hasil, operasi bisa menjadi pilihan.
  • Sinusitis kronis: Peradangan dan pembengkakan nan berjalan lama dan tidak merespons pengobatan juga dapat menjadi indikasi operasi.
  • Infeksi berulang: Jika sinusitis sering kambuh meskipun sudah diobati, operasi dapat membantu mengurangi frekuensinya.
  • Masalah struktural: Deviasi septum, polip, alias saluran sinus nan sempit, dapat menghalang aliran udara dan drainase, sehingga memerlukan koreksi melalui bedah.
  • Komplikasi serius: Pada kasus nan jarang terjadi, sinusitis nan tidak diobati dapat menyebar ke bagian mata alias otak, sehingga memerlukan penanganan segera melalui operasi.

Apa saja jenis operasi sinus?

Banyak jenis operasi sinus nan dilakukan, tergantung dari kondisi dan tingkat keparahan. Berikut beberapa prosedur nan umum dilakukan, seperti dikutip dari laman Cleveland Clinic:

1. Functional Endoscopic Sinus Surgery (FESS)

Ini adalah operasi sinus nan paling umum dilakukan. Tujuannya untuk membuka saluran drainase antara hidung dan sinus, serta mengangkat jaringan nan terinfeksi alias tulang nan menyumbat.

Dokter menggunakan endoskopi untuk memandang bagian dalam hidung dan sinus, serta memandu proses operasi. Teknologi pencitraan CT scan sering digunakan untuk membantu visualisasi dalam prosedur ini.

2. Balloon sinuplasty

Ini merupakan prosedur bedah minimal invasif nan menggunakan balon mini untuk memperlebar saluran sinus.

Dengan support endoskopi dan kateter, balon diinflasi di dalam saluran untuk meningkatkan aliran udara dan drainase sinus. Prosedur ini biasanya mempunyai waktu pemulihan nan singkat dan akibat komplikasi rendah.

3. Caldwell-Luc Surgery

Operasi ini dilakukan jika pendekatan lain tidak membuahkan hasil. Dokter membikin lubang baru dari sinus maksilaris nan terletak di belakang pipi ke hidung, sehingga memungkinkan drainase lendir nan lebih baik.

Prosedur ini biasanya dilakukan pada kasus sinus nan sangat kompleks dan memerlukan penanganan khusus.

Jadi, apakah sinus kudu operasi hidung? Jawabannya tergantung dari kondisi masing-masing pasien. Tidak semua kasus sinusitis memerlukan operasi, terutama jika indikasi dapat diatasi dengan pengobatan biasa.

Konsultasikan kondisi Anda ke master ahli THT untuk mendapatkan penanganan tepat. Ingat, penanganan awal sangat krusial untuk menjaga kesehatan sinus dan mencegah komplikasi lebih serius.

(rti)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru