slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Penjelasan Menkes Soal Risiko Kematian Pemilik Ukuran Celana 33-34

Sedang Trending 11 bulan yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin menjelaskan pernyataannya soal ukuran celana jeans 33-34. Menurutnya, ukuran itu menjadi 'alarm' bagi akibat kematian dini.

Budi mengatakan, sejatinya dia mau menyampaikan mengenai indeks massa tubuh (BMI). Namun, dia merasa perihal tersebut bakal lebih dimengerti publik jika disampaikan dengan ukuran lingkar celana.

"Gini, ini saya, tuh, jika diomongin suka salah. Gini ya, liver ini, jika lemak itu kita makan, normalnya masuk di bawah kulit subcutaneous. Kalau dari situ lebih, dia nempel ke organ [lain seperti] jantung, liver. Itu namanya visceral fat, ini bahaya," ujar dia usai rapat kerja di Komisi IX DPR RI, Jakarta, Rabu (14/5), mengutip detikNews.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Budi menjelaskan, lemak nan menempel pada tempat nan tidak semestinya bakal memicu peradangan. Jika berketerusan, peradangan bakal merusak organ nan ada.

Menkes tak hanya menyoroti ukuran celana jeans 33-34. Lebih dari itu, Budi juga menyarankan masyarakat untuk berupaya mengusir lemak nan bersarang di tubuh. Dianjurkan, setiap orang mempunyai BMI di bawah 24.

"Jadi memang sebaiknya kita kudu menurunkan BMI kita di bawah 24. BMI 24, kan, susah ngomongnya. nan lebih mudah adalah lingkar perut laki-laki di bawah 90, lingkar perut wanita di bawah 80," ujar Budi.

Selain itu, Budi juga mengingatkan untuk menjaga asupan makanan. Ia menganjurkan masyarakat agar berakhir makan sebelum merasa kenyang demi mencegah obesitas.

Lakukan juga olahraga setidaknya lima kali dalam sepekan. Lakukan 30 menit sesi olahraga dalam setiap kesempatannya.

Lemak visceral sendiri terletak di sekitar organ-organ dalam tubuh seperti hati, pankreas, dan usus. Lemak jenis ini kerap tersembunyi dan tidak terlihat dari luar.

Pada dasarnya, lemak visceral berfaedah untuk melindungi beragam organ di dalam perut. Namun, kelebihan lemak visceral bakal memicu masalah kesehatan.

Sejumlah penyakit bisa disebabkan oleh lemak visceral seperti penyakit jantung, stroke, glukosuria jenis 2, dan tekanan darah tinggi.

Penumpukan lemak visceral dapat disebabkan oleh beragam faktor, mulai dari genetik, kurang istirahat, kurang aktivitas fisik, hingga nan pasti pola makan tidak sehat.

Untuk itu, ucapan Menkes Budi soal ukuran celana jeans 33-34 seyogianya dijadikan pengingat agar senantiasa menjaga tubuh tetap sehat dan terhindar dari ancaman lemak visceral.

(asr/asr)

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru