slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Tak Hanya Dialami Anak, Ini 10 Ciri-ciri Cacingan Pada Orang Dewasa

Sedang Trending 3 jam yang lalu

CNN Indonesia

Rabu, 29 Apr 2026 05:00 WIB

Selama ini, masalah cacingan sering kali dianggap hanya menyerang anak-anak. Padahal, orang dewasa juga mempunyai akibat nan sama. Ilustrasi. Tak hanya pada anak, orang dewasa pun bisa kena cacingan. Berikut ciri-ciri cacingan pada orang dewasa. (Thinkstock)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Selama ini, masalah cacingan sering kali dianggap hanya menyerang anak-anak. Padahal, kenyataannya orang dewasa juga mempunyai akibat nan sama untuk mengalami jangkitan tersebut. Simak ciri-ciri cacingan pada orang dewasa nan perlu diketahui.

Cacingan merupakan jangkitan nan disebabkan oleh parasit nan hidup di dalam tubuh manusia, terutama pada saluran pencernaan. Kondisi ini disebabkan lantaran kurangnya kebersihan, pola makan tidak sehat, hingga paparan lingkungan nan terkontaminasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika tidak segera ditangani, maka jangkitan cacing dapat memicu gangguan kesehatan nan cukup serius, mulai dari masalah pencernaan hingga kekurangan nutrisi. Sayangnya, banyak orang tidak menyadari gejalanya lantaran sering dianggap sebagai gangguan kesehatan biasa.

Dengan mengenali tanda-tandanya, penanganan medis dapat dilakukan lebih sigap dan akibat komplikasi dapat dicegah. Dikutip dari beragam sumber, berikut ciri-ciri cacingan pada orang dewasa dan langkah mengatasinya.

Ciri-ciri cacingan pada orang dewasa

Berikut beberapa ciri-ciri cacingan pada orang dewasa nan paling umum muncul. Gejala dapat berbeda tergantung jenis parasit dan tingkat infeksi.

1. Gangguan pencernaan berkepanjangan

Penderita sering mengalami diare, sakit perut, mual, alias muntah tanpa penyebab nan jelas. Perut juga terasa tidak nyaman alias kembung secara berulang.

2. Nyeri alias ketidaknyamanan pada perut

Infeksi cacing dapat menimbulkan rasa nyeri ringan hingga sedang pada area perut akibat aktivitas parasit di usus.

Sebagian penderita mengalami penurunan selera makan lantaran sistem pencernaan terganggu oleh keberadaan parasit.

4. Penurunan berat badan tanpa karena jelas

Ilustrasi berat badan turun/Freepik: freepikIlustrasi. Ciri-ciri cacingan pada orang dewasa salah satunya berat badan turun tanpa karena nan jelas. (freepik)

Cacing menyerap nutrisi dari tubuh sehingga berat badan dapat turun meskipun pola makan tidak berubah.

5. Tubuh mudah capek dan lemah

Kekurangan nutrisi dan anemia akibat jangkitan cacing dapat menyebabkan tubuh terasa lemas, lesu, dan kurang bertenaga.

6. Perut kembung dan banyak gas

Produksi gas berlebih di saluran pencernaan sering menjadi salah satu tanda jangkitan parasit usus.

7. Gatal di area anus alias kelamin

Gejala ini sering terjadi terutama pada jangkitan cacing kremi. Rasa gatal biasanya lebih terasa pada malam hari lantaran cacing betina bertelur di sekitar anus.

8. Gangguan tidur dan gelisah

Rasa tidak nyaman pada tubuh dapat membikin penderita susah tidur alias sering terbangun di malam hari.

9. Demam alias rasa tidak lezat badan

Pada beberapa kasus, tubuh merespons jangkitan dengan demam ringan dan rasa tidak sehat secara umum.

10. Adanya parasit pada feses

Pada jangkitan tertentu, bagian cacing alias segmennya dapat terlihat pada tinja, meskipun umumnya nan terlihat hanyalah telur cacing melalui pemeriksaan laboratorium.

Dampak cacingan jika tidak diobati

Walaupun sering dianggap ringan, cacingan dapat menimbulkan komplikasi jika dibiarkan. Beberapa akibat nan mungkin terjadi meliputi:

  • Gangguan penyerapan nutrisi
  • Anemia akibat kekurangan unsur besi
  • Dehidrasi lantaran diare berkepanjangan
  • Penyumbatan usus pada jangkitan berat
  • Penurunan daya tahan tubuh

Pada kondisi tertentu, jangkitan parasit apalagi dapat merusak organ lain andaikan menyebar melalui aliran darah.

Cara mencegah cacingan

Pencegahan menjadi langkah paling efektif untuk menghindari jangkitan ulang. Beberapa langkah nan dapat dilakukan antara lain:

  • Mencuci tangan dengan sabun secara rutin
  • Memasak daging hingga matang sempurna
  • Mencuci buah dan sayur sebelum dikonsumsi
  • Menghindari air minum nan tidak higienis
  • Tidak berbagi peralatan pribadi
  • Menjaga kebersihan toilet dan lingkungan rumah

Pemeriksaan kesehatan secara berkala juga dianjurkan, terutama bagi perseorangan nan tinggal di lingkungan berisiko tinggi.

Dengan mengenali ciri-ciri cacingan pada orang dewasa sejak awal sangat krusial untuk mencegah komplikasi nan lebih serius. Pada akhirnya, kesadaran terhadap kesehatan serta penerapan kebiasaan hidup bersih menjadi kunci utama dalam melindungi tubuh dari serangan parasit usus.

(gas/els)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru