Jakarta, CNN Indonesia --
Pria berinisial JMH nan melakukan penganiayaan terhadap tiga pegawai SPBU di Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur sengaja menggunakan pelat bodong untuk bisa mengisi BBM subsidi jenis Pertalite.
Hal itu disampaikan JMH saat diinterogasi oleh Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal nan diunggah dalam akun IG @alfiannurrizal.id.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pernyataan saya kenapa Anda pakai TNKB palsu?," kata Alfian dalam video seperti dikutip Rabu (25/2).
"Siap untuk isi Pertalite pak," jawab pelaku.
"Pertalite, untuk cari murah?," tanya Alfian.
"Siap," jawab pelaku.
Dalam video itu, pelaku juga mengakui kesalahannya soal penggunaan pelat bodong pada kendaraan nan dia kemudikan.
Masih dalam video itu, Alfian juga turut menanyakan soal argumen pelaku melakukan penganiayaan. Pelaku berkilah penganiayaan dilakukan lantaran bajunya ditarik duluan oleh petugas SPBU.
Alfian kemudian menanyakan ihwal argumen pelaku sempat menyebut bahwa mobil nan dia kemudikan adalah kendaraan 'jenderal'.
"Kamu kenapa kok memilih ini mobil jenderal?," tanya Alfian.
"Biar diisi pak," kata pelaku.
"Terus maksud Anda jenderal apa? Jenderal polisi alias jenderal TNI?," tanya Alfian lagi.
"Tidak ada sebut instansinya, hanya sebut jenderal," jawab pelaku.
Sebelumnya, tiga pegawai SPBU di Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur diduga menjadi korban penganiayaan oleh seorang oknum abdi negara pada Minggu (22/2) sekitar pukul 22.00 WIB itu.
Peristiwa bermulai ketika seorang pengguna datang untuk mengisi Pertalite. Saat pemindaian kode batang (barcode), nomor polisi (nopol) kendaraan terdaftar sesuai dalam sistem, namun jenis mobil nan digunakan tidak cocok dengan info nan tertera.
Sesuai prosedur operasional standar (SOP), petugas kemudian menolak pengisian Pertalite dan memberikan solusi alternatif. Pelanggan diarahkan untuk mengisi Pertamax, nan tidak menggunakan sistem kode batang.
Namun, penolakan itu diduga memicu emosi pelanggan. Insiden pun terjadi dan berujung pada dugaan tindakan kekerasan terhadap tiga pegawai SPBU.
Pelaku berinisial JMH akhirnya ditangkap tim campuran Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur dan Unit Reskrim Polsek Pulogadung di area Rawalumbu, Bekasi Timur pada Selasa (24/2).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto memastikan pelaku bukan seorang aparat, melainkan penduduk sipil berprofesi sebagai wiraswasta.
"Pelaku sudah diamankan dan dipastikan bukan personil Polri," kata dia dalam keterangannya, Selasa.
[Gambas:Instagram]
(dis/wis)
[Gambas:Video CNN]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·